Di sini gue akan berperan sebagai komentator alias “Dinda yang Udah Sadar

Di sini gue akan berperan sebagai komentator alias “Dinda yang Udah Sadar

Anyway, kita lanjut ke ceritanya, yah! ” Sadar dan bisa ngegas atau ngelawan balik perlakuan-perlakuan nggak baik dari cowok-cowoknya. Dinda who knows their worthy of. Kenapa? Karena

Fakir sama fakyu

Dinda yang belum sadar di movie ini bukan berarti bego, ya. Tapi kalo lo udah dibrainwashed sedemikian rupa, biasanya emang mentalitas lo jadi mentalitas korban yang akan selalu ngertiin dan nerima kelakuan buruk pasangannya, padahal dalam hati for the assertion. Jadi kalo kalian punya temen yang lagi terjebak di hubungan seperti ini, walau dari kasat mata emang keliatannya bego banget kok mau aja nurut sama pacar abusive, inget, mereka itu lagi dimanipulasi. Butuh proses untuk bisa sadar, dan seberapapun kalian peduli dan berusaha mengeluarkan mereka dari keadaan kayak gitu, inget itu bukan tanggung jawab kalian, yang penting kalian udah usaha jadi temen yang baik. Nanti kalian capek dan kepusingan sendiri nolong orang yang nggak mau ditolong. (Kalo beruntung/nggak keburu babak belur atau meregang nyawa) biasanya emang mereka yang akhirnya akan sadar sendiri. Ada flipping part yang akhirnya bikin mereka ilfil dan bisa cabut dari hubungan beracun itu. Itu aja biasanya putusnya harus pake strategi. Tapi bisa juga kalau keadaan udah terlalu buruk dan poisonous dan abusive (taruhannya udah nyawa), apalagi kalo udah terikat di pernikahan, kayaknya emang harus ada intervensi dari pihak keluarga dan orang-orang terdekat, kalo perlu pihak berwajib dan tenaga profesional.

Selain nggak bisa nahan emosi, biasanya orang modelan gini tuh juga pengen nunjukin kuasa, “gue lebih kuat/effective dari lo”

Argo hari itu lagi an excellent Dinda karena Argo merasa Dinda nggak ngasih tau dia kalo Dinda nggak bisa ketemu neneknya Argo (Yangti), padahal Dinda udah ngasih tau Argo DUA KALI kalau hari itu dia nggak bisa ketemu dan emang Argonya aja yang nggak nyimak.

Read More